Rabu, 12 April 2017

Toksoplasmosis

Annyeong! postingan kali ini isinya tentang cerita pengalaman gue kena Toksoplasmosis ini sekalian sedikit overview tentang toksoplasmosis.

Jadi,
It was about 1 year ago when I felt something was going wrong with my eyesight. It was when I applied eyeliner on my left eye. I can’t see my left eye clearly. Waktu itu, gue coba nutup mata kiri dan ternyata ada emang ada yang salah. Ada titik yang gabisa gue liat. Kira kira seperti ini (kiri : normal; kanan: yang gue alami) :


Setelah itu, takut kenapa-kenapa dan jadi lebih parah… gue akhirnya ke dokter mata. Dan katanya, apa yang terjadi di mata gue itu akibat serangan Toksoplasma. Gue kaget dong, gue ga punya kucing atau peliharaan lain, gimana bisa? Papa pelihara burung sih, but I don’t have significant interaction with it. So.. how could?

Dan si dokter kemudian menjelaskan, kalau sebenarnya si toksoplasma masuk ke dalam tubuh dari makanan yang kita makan. Kalaupun ada kaitannya dengan peliharaan, biasanya setelah kontak dengan mereka  kita cuci tangan ga bersih dan masuk pas kita makan pake tangan. Nah, selain itu makanan yang mentah (mau daging atau sayuran) berpeluang besar untuk masuknya si tokso. Jadi, hindari makanan yang mentah atau setengah matang. Sejak saat itu, gue mengindari makan sate dan makanan mentah atau setengah matang lainnya.

Setelah divonis kalo mata gue itu diserang tokso, gue dikasih obat dong ya buat matiin si tokso. Nah, obatnya itu ada steroid nya. Konsumsi obat steroid itu ada efek sampingnya. Namanya moon face, jadi muka gue jadi tembem, bulet, dan berjerawat. beneran tembem banget deh :'') gue konsumsi obat itu selama kurang lebih 2 bulan. Setelah itu, iya tokso nya udah ga aktif lagi dan muka gue akhirnya balik normal. Alhamdulillah haha
Mata gue sekarang, ya yang kanan tetep kaya gambar diatas. Penglihatan mata kanan gue masih buram. itu gabisa balik normal lagi karena memang sel-selnya sudah rusak. jadi sekarang, gue sangat bergantung pada mata kiri gue untuk urusan baca. Alhamdulillah :))

Ah ya, terus.... Gue akan cerita sedikit tentang toksoplasmosis..
Toksoplasmosis sendiri itu merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi Toksoplasma gondii.
  • Nah, Toksoplasma gondii itu apasih?

Toxoplasma gondii itu merupakan sebuah parasit protozoa yang menginfeksi hampir seluruh hewan berdarah panas, termasuk manusia. Nah jadi, si toxoplasma ini bisa menjangkiti banyak binatang, ga Cuma kucing. Bisa sapi, kerbau, kelinci, ayam,burung, anjing, dan masih banyak lagi. Tapi memang T. gondii ini umumnya menyerang kucing, tetapi parasitnya dapat dibawa oleh semua mamalia.
Nah biar lebih paham ini ilustrasi daur hidup si toksoplasma: 
 
sumber : https://web.stanford.edu/group/parasites/ParaSites2006/Toxoplasmosis/lifecycle.html
keterangan : Oocyst:  oosit.   cyste: kista.

Oosit  hanya diproduksi di kucing. Nah, ketika hewan lain terinfeksi melalui feses si kucing, oosit ini berubah menjadi tachyzoite. Tachyzoite ini merupakan fase trophozoite yang aktif membelah diri secara cepat. Nah, tachyzoite ini lah yang kemudian beredar di tubuh hewan dan nyebabin kerusakan sel, jaringan, dan memperluas infeksi. Kalau tachyzoite ini menetap di jaringan otot, nantinya akan berubah jadi kista dan nonaktif. Perubahan tachyzoite ke kista ini merupakan aksi imun di tubuh inang. Nah, tapi si kista ini kalau masuk ke tubuh inang baru bisa berubah lagi jadi tachyzoite dan akhirnya menginfeksi inang baru.
  • Siapa aja yang bisa terinfeksi toksoplasma ini?
Siapa aja. Mau muda, tua, single, married, laki, perempuan, cakep, jelek. Siapa aja
  • Gimana caranya toksoplasma bisa masuk ke tubuh manusia?
1. makan daging yang terkontaminasi tokso mentah atau setengah matang.
2. tertelan secara tidak sengaja setelah bersihin daging yang terkontaminasi tadi karena ga cuci tangan atau cuci tangannya ga bersih. Toksoplasma gabisa masuk gitu aja (absorbsi) melalui kulit, tapi pasti melalui pencernaan.
3. minum air yang terkontaminasi toksoplasma
4. secara tidak sengaja menelan toksoplasma melalui kontak dengan feses kucing yang mengandung toksoplasma yang bisa terjadi melalui beberapa cara berikut: 
a.membersihkan kotoran kucing di kandang atau di klosetnya si kucing.
b. menyentuh atau menelan sesuatu  yang udah kena feses kucing yang mengandung toksoplasma  
c. secara tidak sengaja menelan tanah yang terkontaminasi (misalnya ga cuci tangan abis berkebun, atau makan buah dan sayuran yang ga dicuci bersih) 
5. Ibu menularkan ke bayi melalui aliran darah
6. transplantasi organ atau transfusi darah.
  • Gejalanya apa?
Pas gue sih, ga ada gejala awal sama sekali. Tiba-tiba aja mata gue bermasalah, udah. Ga ada gejala panas atau yang lain-lain. Dan menurut CDC (Centers for disease control and prevention) USA pun, bilang gini tentang gejalanya: 

Gejalanya bisa bervariasi, tapi kebanyakan orang ga sadar kalo udah terjangkit tokso. Beberapa gejalanya antara lain: seperti flu, tapi disertai dengan pembengkakkan kelenjar getah bening atau nyeri otot dan rasa sakit selama berbulan bulan. 
Nah, kalo udah parah si tokso ini bisa ngerusak otak, mata atau organ lainnya.

Kalo gejala untuk toksoplasmosis di mata itu bisa berupa penglihatannya blur, daya penglihatannya menurun, sakit kalo kena cahaya terang, mata merah, dan kadang berair.  

Kemudian, kebanyakan janin yang terinfeksi dari ibunya saat ada di kandungan tapi ga menunjukkan gejala apapun saat lahir, bisa aja gejalanya muncul kemudian. Sebagian kecil bayi baru lahir yang terinfeksi toksoplasma memiliki kerusakan serius di otak atau matanya saat lahir.
  • Pencegahannya gimana?
Pencegahannya sederhana sih,
Hindari makan makanan mentah atau setengah mateng, pakai sarung tangan ketika berkebun atau bersihin feses kucing atau hewan peliharaan lain, cuci tangan yang bersih, jaga kesehatan.
 
Sebenernya, kalau tubuh kita kuat dan sehat toksoplasma yang masuk akan diserang sama system imun dan akan jadi kista yang nonakatif. Tapi ketika tubuh lemah, imun kita lemah, resiko nya jadi lebih tinggi untuk terinfeksi si toksoplasma ini. Gitu deehh..